Sabtu, 14 Mei 2016

EVALUASI PILKADA DAN BEDAH BUKU MERAJUT KEMELUT

 
      Surabaya, 11/4 (Jendela) - Wartawan juga bisa menulis buku lo, jadi jangan khawatir dengan profesi sebagai kuli tinta. Dibuktikan oleh salah satu wartawan Antara Biro Jatim, Abdul Hakim yang sukses menulis buku tentang pilkada dengan tokoh utama nya Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Senin.

     Beberapa kisah Ibu Walikota yang berhasil di dua periode ini memberikan contoh figur seorang pemimpin idaman untuk masyarakat Indonesia selain Bapak Presiden kita, Joko Widodo. Dijelaskan di gedung FISIP UNAIR Surabaya oleh Sekjen PDIP, Harto Kristiyanto. 

     Ibu Risma yang digambarkan dalam buku Merajut Kemelut ini disampaikan sosok yang pemimpin formal yang dekat dengan rakyatnya. Tidak bisa dipungkiri bahwa Bu Risma adalah orang yang didukung seluruh fraksi partai sebagai Walikota Surabaya.

     Ibu sekaligus Ayah untuk Kota Surabaya yang menjadi panutan untuk daerah lain, entah nantinya akan melenggang atau tidak untuk Indonesia di DKI Jakarta, tapi Bu Risma adalah figur yang harus ditaati dengan ketegasannya dan kemandiriannya dalam menghadapi segala kemelut yang ada untuk menjadi Kota kedua di Indonesia sebagai Kota Kehidupan yang nyaman untuk disinggahi setiap orang.

    


 Cak Hakim dan Cak Didik sebagai penulis buku Merajut Kemelut mengaku menjadi orang yang terhormat karena diizinkan untuk menulis sosok nomor satu di Kota Surabaya.






     Dengan inilah, jelas sudah bahwa bergelut di Politik harus siap bergelut juga dengan kemelutnya. Sedikit cerita yang semoga bisa menginspirasi pembaca untuk mejadi Abdul Hakim selanjutnya. Dengan kumpulan berita-berita dari figur negara mampu dijadikan karya yang menyumbang banyak di dunia pendidikan di Indonesia. Ayo Menulis :)